Las Vegas Sands Menghadapi Gugatan $12 miliar atas Lisensi Kasino Makau

Pembangkit tenaga kasino AS, Las Vegas Sands, menghadapi tuntutan hukum senilai $12 miliar yang diajukan di Makau oleh mantan mitranya. Kasus ini menyoroti bagaimana para pejabat di pusat perjudian terbesar di dunia itu memberikan lisensi kasino dua dekade lalu, menurut catatan Reuters.

Las Vegas Sands bermitra dengan Asian American Entertainment Corporation, sebuah perusahaan yang dipimpin oleh pengusaha Taiwan Marshall Hao, pada tahun 2001 untuk bersama-sama mengejar lisensi untuk mengoperasikan perusahaan kasino di Makau.

Kedua perusahaan mengajukan tawaran untuk konsesi game tahun itu. Namun, selama proses tersebut, Sands menjatuhkan Asian American sebagai mitranya dan malah bekerja sama dengan grup kasino Hong Kong Galaxy Entertainment, menurut gugatan tersebut.

Sands and Galaxy akhirnya memenangkan lisensi di bekas jajahan Portugis tersebut. Sands sekarang mengoperasikan The Venetian Macao, Sands Macao, The Londoner Macao, The Plaza Macao & Four Seasons Hotel Macao, dan The Parisian Macao di ibukota perjudian dunia.

Dalam gugatannya terhadap mantan mitranya, Asian American meminta ganti rugi sekitar 70% dari keuntungan Sands yang dihasilkan dari propertinya di Makau dari tahun 2004 hingga 2022. Reuters memperkirakan jumlahnya sekitar $12 miliar.

Pengadilan akan dimulai di pengadilan Makau pada 16 Juni. Orang Asia-Amerika menuduh bahwa Sands melanggar kontrak 2001 mereka untuk lisensi kasino di kota itu, yang merupakan satu-satunya tempat di China di mana perjudian kasino diizinkan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *